Dalam sistem fire hydrant terdapat jaringan yang akan membawa air dari tandon menuju sistem output, lalu akan air yang akan keluar diarahkan menuju titik kebakaran. disini fungsi fire hydrant marupakan tempat penyimpanan aksesoris yang mendukung bekerjanya jaaringan pada output.

Pada hydrant terbagi menjadi dua jenis yaitu fire hydrant indoor dan juga fire hydrant outdoor perbedaan keaduanya hanya ada pada tet letak dan penempatannya saja.

Jika pada fire hydrant outdoor berada diluar bangunan sedangkan indoor berada didalam bangunan maupun gedung. Penempatan atau tata letak suatu fire hydrant haruslah strategis dan tidak boleh banyak benda disekitarnya agar tidak mengganggu saat sedang melakukan proses pemadaman api. Sistem fire hydrant terbagi menjadi dua macam yaitu fire hydrant box dan juga fire hydrant pillar.

Jual Fire Hydrant Box Berkualitas

Hydrant box digunakan sebagai tempat penyimpanan yang di desain dengan sedemikian rupa agar tetap menjaga aksesoris fire hydrant dalam keadaan baik. Berikut ini adalah aksesoris atau komponen penunjang yang ada dalam fire hydrant box baik hydrant box indoor maupun outdoor.

  • Komponen Hose rack, berfungsi sebagai cara memudahkan saat melkaukan pemadaman api yang biasnaya terdapat didalam hose rack. Hose rack juga bisa digunakan sebagai agar selang dalam keadaan rapih dan tidak kusust saat digunakan saat terjadi kebakaran.
  • Komponen Fire hose, biasanya terdapat 1 roll fire hose dalam hydrant box dan biasa digunakan untuk mengalirkan air dari fire hydrant menuju lokasi kebakaran untuk memadamkan api dengan cepat.

  • Komponen Nozzle hose, salah satu komponen yang ada dalam fire hydrant box dan memiliki fungsi sebagai pengarah pancaran air agar mudah diarahkan pada titik api.

  • Komponen valve hydrant, biasanya terdapat 1 buah valve hydrant pada fire hydrant box. Valve merupakan sebuah katup yang digunakan untuk mengatur keluarnya air, biasanya berukuran 2’’ atau 1,5’’.

 Cara Merawat Hydrant Dengan Benar 

Suatu sistem fire hydrant perlu dilakukan pemeriksaan dan juga perawatan secara berkala untuk memastikan bahwa sistem fire hydrant berkeja dengan baik dan tidak terjadi masalah saat digunakan. Sistem fire hydrant harus di rawat secara menyeluruh untuk memastikan alat dan juga komponen pendukung lainnya bisa berfungsi secara normal. Beberapa hal yang harus dirawat secara berkala meliputi:

  • Tandon water

  • Fire hose

  • Nozzle hose

  • Hydrant valve

  • Hydrant coupling

  • Pumpset

  • Pipa

Agar menghasilkan peralatan yang terawat dengan baik, maka seluruh langkah harus dilakukan dengan benar dan perlu dilakukan pengecekan secara rutin dan juga berkelanjutan. Agar tidak mudah rusak apalagi sampai ditemukan keanehan supaya secara cepat bisa ditanggulangi agar sistem hydrant bisa dipergunakan ketika terjadi kebakaran secara tiba-tiba. Untuk tempat penyimpanan, harus selalu bersih dan dipastikan selalu dalam keadaan penuh .

Pompa harus dihidupkan secara otomatis dengan tahap pertama menggunakan jockey pump lalu menggunakan pompa utama serta pompa cadangan (diguankan jika tidak ada listrik). Jaringan pada pipa dan juga valve harus dipastikan tidak terdapat kebocoran, valve dan juga coupling harus berfungsi dengan baik serta normal untuk memperlancar nozzle hose agar sistem fire hydrant selalu siap digunakan dalam keadaan apapun. Dalam sistem fire hydrant terdapat box, box ini adalah komponen yang membantu memproteksi kebakaran bekerja dengan efektif.

 

Pengertian Fire Hydrant Box Dalam Pemadam Kebakaran

Fire block merupakan alat pemadam api dengan revolusi yang siaga dan mampu menjaga agar kebakaran tidak terjadi di rumah maupun dikantor. Fire Block ini menggunakan sistem pemadaman dengan cairan khusus dan menyemburkan cairan dan foam yang berguna untuk memadamkan api. Cara kerja pada fire block didasarkan pada 3 elemen dasar seperti oksigen, suhu dan juga bahan yang mudah terbakar.

Kunci utama dalam pengendalian api adalah mengendalikan salah satu dari ketiga elemn agar fire block bekerja dengan mengendalikan semua faktor yang ada secara bersamaan dalam memadamkan api. Disini fungsi fire block sebagai pengikat oksigen sehingga oksigen yang ada disekitar titik api menjadi tidak mamadai dan memungkinkan api pada dengan cepat. Dengan begitu, material didalam fire block akan menyebar di sekeliling permukaan yang terbakar dan berfungsi untuk mengurangi suhu, dan juga kemungkinan terjadinya api menyala kembali.

Fire block dapat digunakan dengan dua cara, yaitu :

Cara aktif ataupun cara pasit, jika cara aktif fire block akan doilemparkan ketitik api dan jika secara pasif fire block hanya ditempelkan pada area yang rawan dengan kebakaran. kedua cara tersebut terbukti sangat efektif dalam memadamkan kobaran api yang melahap benda disekitarnya.

Cara kerja fire block ini berbeda dengan alat pemadam api jenis tabung, karena pada fire block tidak perlu berjaga dan melakukan penyemprotan langsung untuk memadamkan api.

Kehadiran fire block ini memang sangat diperlukan untuk mengantisipasi api semakin membesar, untuk itu pemilihan fire block harus sesuai dengan standar dan tidak sembarangan. Pemasangan alat fire block juga harus dilakukan oleh tenaga ahli yang sudah paham dibidang ini, sama seperti halnya APAR tidak boleh dipasang oleh sembaang orang karena bisa mengakibatkna kerusakan pada alat itu sendiri dan juga bisa mencelakakan diri sendiri.

Selain itu, pemeliharaan atau perawatan juga perlu dilakukan dengan benar agar fire block bisa bertahan lama dan tidak memakan banyak biaya.

Jika Anda mencari jasa ppemasangan fire block dan juga produsen fire block yang terpercaya dengan harga yang baik, Anda bisa langsung menghubungi kami. Kami selalu menawarkan alat fire fighting yang berkualitas dan juga sudah dipercaya ribuan pelanggan untuk hal ini. Jadi, alat yang kami tawarkan akan sesuai dengan keinginan Anda dan aman saat digunakan untuk memproteksi diri.

Kami menjual berbagai alat fire fighting terbaik dan juga alat safety berkualitas tinggi dengan harg yang sebanding. Alat memproteksi diri adalah salah satu alat yang penting untuk mendhindari diri dan juga orang disekitar dari bencana semacam kebakaran. memilih alat safety juga harus sesuai dengan standar yang ada, jangan sampai asal dalam memilih.

Kebakaran selalu datang tanpa diduga dan dikira, jadi Anda tetap harus berhati-hati walaupun Anda sudah memasang alat fire fighting. Pada dasarnya, bencana seperti kebakaran bisa datang dengan tiba-tiba dan hanya bisa dihindari dan ditangani dengan benar. Jika terjadi kebakaran dan api masih kecil, segera padamkan dengan APAR atau media lainnya agar tidak membesar apalagi emelbar.

Selain itu, kebakaran merupakan bencana yang sangat merugikan semua pihak. Bahkan, sudah banyak korban jiwa yang berjatuhan karena bencana ini. selain membahayakan, ini juga bisa mengakibatkan luka yang cukup serius dalam diri Anda.

Dengan memasang APAR kita dapat mempersiapkan jika terjadi kebakaran di suatu tempat. Media alat pemadam kebakaran bertujuan membantu anda disaat terjadinya kebakaran itu terjadi di tempat anda.

Penting bagi anda mempunyai alat pemadam api APAR, untuk menjaga perusahaan dan aset penting dari proteksi kebakaran. Jika anda mempunyai alat kebakaran APAR anda harus mengetahui persyaratan penempatan APAR yang baik dan benar

Persyaratan penempatan APAR Yang Benar, sebagai berikut :

  1. Mudah untuk dilihat,  diambil serta dilengkapi dengan tanda pemasangan Apar.
  2. Tinggi tanda ukuran pemasangan  125cm dari bawah dasar lantai tepat di atas satu atau biji apar yang untuk di pasangkan.
  3. Jarak minimal apar alat pemadam api ringan dengan laintai bawah sekitar 15 cm.
  4. Jarak penempatan apar alat pemadam api ringan satu dengan lainnya sekitar 15 meter atau ditentukan lain oleh pegawai pengawas petugas yang bersangkutan atau Ahli penempatan yang bertugas.
  5. Adapun pilihan lain sesuai persetujuan yang berwewenang di tempat itu silakan utuk diubah guna memposisikan apar agar mudah untuk diambil disaat menggunakan apar tersebut.
  6. Semua apar alat pemadam kebakaran sebaiknya berwarna merah guna sesuai dengan fungsi nya untuk memadamken berbagai jenis api.
  7. Penempatan APAR sebaiknya digantung dengan segitiga sengkang yang sudah di siap kan oleh pihak penjual apar alat pemadam api ringan.
  8. Penempatan apar portable bisa dengan menggunakan box apar yang menggunakan kaca di bagian depan guna agar dapat untuk dilihat.
  9. Untuk ukuran kaca box aman di sesuaikan dengan apar yang yang mau di tempat kan kedalam box kaca sesuaikan panjang dan lebar nya biar pas untuk penempatannya.
  10. Pemasangan apar harus di pasang sebagus mungkin sehingga paling atas pada ketinggian 1, 2 m kecuali co2 bisa agak rendah untuk pemasangan nya syarat jarak apar co2 tidak kurang dari 15 cm dari bawah lantai apar alat pemadam api ringan harus berada pada tempat yang aman diruangan terbuka dan harus di lindungin dengan penutupan yang aman.

Syarat Tanda Pemasangan Apar (Alat Pemadam Api Ringan)

 Segitiga sama sisi dengan warna dasar merah.

 Ukuran tiap sisi 35 sampai 40 cm.

 Tinggi huruf 3 cm berwarna putih.

 Tinggi Tanda Panah 7.5 sampai 9 cm berwarna putih.

 

Memahami tentang Keuntungan Dan Kerugian APAR Powder merupakan pengetahuan dasar bagi Anda untuk menentukan jenis APAR yang cocok dimiliki sesuai karakteristik ruangan dan gedung Anda. Karena itu kami sajikan artikel ini sebagai bahan untuk mengetahui seberapa besar keuntungan dan juga kerugian bila memilih jenis apar dry chemical powder.

Keuntungan Dan Kerugian APAR Powder

Beberapa keuntungan dan kerugian dalam menggunakan APAR jenis Dry Chemical Powder antara lain :

Keuntungan

A. Efektifitas

  1. Efektif digunakan pada kebakaran kayu, kerts, plastik dan lain lain

  2. Efektif digunakan pada kebakaran gas cair yang mudah terbakar

  3. Efektif digunakan pada kebakaran gas

  4. Efektif digunakan pada kebakaran listrik

  5. Efektif memadamkan segala macam kebakaran (multi purpose)

  6. Sebagai pemisah udara ( O2 ) dari api benda yang terbakar

  7. Bukan penghantar arus listrik

  8. Efektif digunakan di ruangan terbuka asalkan angin tidak terlalu kuat

  9. Dapat menyerap panas sekaligus dapat mendinginkan

B. Jangkauan

  1. Dapat digunakan pada kebakaran dengan jangakauan luas dan jauh

  2. Dapat digunakan di dalam ruangan maupun di luar ruangan

  3. Dapat memadamkan api yang besar maupun kecil

  4. Cepat memadamkan api yang bersumber dari awal kebakaran

  5. Tersedia dalam bentuk kecil, portable maupun dalam bentuk roda 

C. Operasi

  1. Mudah dibawa dan digunakan oleh wanita dan orang tua

  2. Cepat dioperasikan dalam pemakaian pemadaman keadaan yang darurat

  3. Menggunakan metode P.A.S.S. dalam memadamkan api

  4. Terkenal digunakan di seluruh dunia

Kerugian

A. Residu

APAR jenis powder meninggalkan debu dan mengotori ruangan atau area yang terbakar sehingga bila digunakan terdapat barang yang mengandung cairan akan mengakibatkan kerugian.

B. Beracun

Disamping berdebu, apar jenis dry chemical powder mengandung bahan kimia beracun (potassium bicarbonat) yang mengakibatkan sesak napas dan keracunan sehingga diharapkan memakai masker dan alat pelindung diri bila melakukan pemadaman kebakaran.

 

Konklusi

Dari sekian keuntungan dan kerugian APAR powder, dewasa ini khususnya di Indonesia masih familiar dengan penggunaan APAR jenis powder ini karena belum massifnya kampanye penggunakan pemadam api pengganti powder.

Di negara lain, penggunaan APAR powder telah mengalami penurunan yang signifikan mengingat terdapatnya APAR jenis terbaru yang bersifat ramah lingkungan (clean agent) yang dikenal dengan istillah jenis pemadam Liquid Gas Clean Agent Non Halon Non CFC Ramah Lingkungan.

Berikut artikel kami yang khusus membahas tentang Jenis APAR Clean Agent AF11 Liquid Gas Untuk Kebakaran Listrik - Ramah Lingkungan.

Semoga bermanfaat..

Sebagaimana diketahui, APAR CO2 digunakan pada kebakaran jenis gas, minyak, solar, bensin, dan listrik pada kelas api B dan C. Berikut penjelasan ringkas berdasarkan infografik sesuai fungsi bahan CO2 atau Carbon Dioxide digunakan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada peralatan-peralatan mesin, dapur, genset, elektronik atau listrik.

 

Cara Menggunakan APAR CO2

  1. Pastikan Anda menjaga jarak yang aman dari api (sesuai ketentuan adalah 2 meter), kemudian lepaskan pin pengaman dan segel.
  2. Sebelum melakukan pemadaman, pastikan isi tabung pemadam dalam keadaan utuh dan siap digunakan serta memastikan pin terkunci.
  3. Tekan APAR dengan catatan; bila bahan yang mudah terbakar, gunakan tehnik sapu dari bawah dasar api dan sapu semua pada area yang terbakar. Bila pada kebakaran listrik, terlebih dahulu padamkan saklar listrik kemudian pasang dan arahkan selang untuk dilakukan penyemprotan dengan APAR.
  4. Jangan pegang ujung nozzle selang pemadam karena sangat dingin dan melekat.
  5. Gerakkan ujung selang menyapu ke kiri dan ke kanan.
  6. Pastikan tidak ada lagi api yang menyala ketika APAR telah digunakan.

Cara Penggunaan Tabung CO2 Roda 25 Kg Khusus Untuk Ruang Genset

  1. Pertama kali dorong Tabung Pemadam Roda dari tempatnya dan dibawa ke tempat terjadinya kebakaran.
  2. Kemudian lepaskan dan pegang pengaman
  3. Corong dipegang pada gagang yang mempunyai penyekat agar tangan tidak luka karena suhu dingin.
  4. Arahkan corong ke asal nyala api.
  5. Putar valve penutup sehingga dalam posisi terbuka.
  6. Tekan tangkai penekannya pada ujung nozzle selang bersamaan dengan keluarnya gas CO2.
  7. Gerakkan corong kekanan dan kekiri secara menyapu sehingga gas CO2 secepatnya dapat mengurangi dan memadamkan nyala api / kebakaran.

Keuntungan Bahan Pemadam Api CO2

  1. Merupakan gas yang tidak dapat mengalirkan arus listrik dan tidak menyebabkan karat.
  2. Dapat disimpan di dalam tabung – tabung gas yang terbuat dari baja, sehingga mudah disiapkan pada ruangan – ruangan yang sempit.
  3. CO2 yang disimpan di dalam tabung dapat digunakan berulang kali sesuai dengan kebutuhan.
  4. Dapat digunakan untuk pemadaman api secara otomatis ( pada instalasi tetap / CO2 sistem ).

Kerugian Bahan Pemadam CO2

  1. Pada konsentrasi tertentu gas CO2 dapat membahayakan manusia, oleh karena itu pemadaman di dalam ruangan petugas harus memakai masker dan alat bantu pernafasan.
  2. Kurang efektif digunakan di ruang terbuka, pada waktu menggunakan CO2 di dalam ruangan tertutup harus dinyakinkan dahulu bahwa tidak ada orang atau korban yang masih berada di dalam ruangan tersebut. 

Sifat-sifat CO2 di Dalam Pemadaman

  1. Penyelimutan ( Smothering )
  2. Pendinginan ( Cooling )
  3. Dapat memutuskan rantai reaksi
  4. Tidak menyebabkan karat
  5. Dapat menurunkan kadar O2 sampai 12% - 15%
  6. Berat CO2 1.5 x berat udara
  7. Tidak menghantarkan arus listrik
  8. Sangat baik digunakan di dalam ruangan 
  9. Tabung – tabung yang digunakan berisi gas CO2 yang berbentuk cair, bila dipancarkan CO2 tersebut mengembang menjadi gas.

Darurat: 113, 344, 109, 75075

 

Sudin Jakarta Pusat: (021) 3841216, 34414942

 

Sudin Jakarta Barat: (021) 5682284, 56663133

 

Sudin Jakarta Timur: (021) 5852150, 81934434

 

Sudin Jakarta Utara: (021) 493045, 491063

 

Sudin Jakarta Selatan: (021) 7694519, 7500113

 

Menyediakan Jenis APAR untuk Kantor baik Powder, CO2, Foam maupun Gas Cair yang cocok dan berfungsi agar membuat Anda lebih Nyaman dari bahaya kebakaran dan Kantor Anda terlihat Menarik baik bagi tamu yang berkunjung maupun bagi karyawan di lingkungan Anda merupakan suatu kebutuhan penting bagi gedung atau kantor Anda.

Salah satu penentu keberhasilan Standarisasi Managemen Mutu bagi Perusahaan adalah pemenuhan kebutuhan Health and Safety Environment (HSE) suatu prosedur keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja yang diwajibkan bagi perusahaan yang telah memiliki program kerja berpedoman pada K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Perusahaan, Tempat Kerja atau Aset Anda.

Health and Safety Environment
Health and Safety Environment

 

Penyediaan APAR untuk Kantor, selain merupakan kesadaran bagi pemilik Gedung dalam menanggulangi bahaya kebakaran, juga memenuhi peraturan pemerintah melalui Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Peraturan Daerah (Perda) DKI No. 8 Tahun 2008.

Jenis APAR Untuk Kantor

Jenis APAR yang umum biasa ditempatkan dan dipakai di Kantor adalah Jenis APAR Dry Chemical Powder. Jenis APAR ini memiliki kelebihan yaitu dapat memadamkan segela jenis kebakaran / api baik Kelas A, B, C maupun D.

Kelas Api ABCD
Kelas Api ABCD

 

Jenis APAR Dry Chemical Powder

Jenis APAR Dry Chemical Powder adalah jenis bahan isi alat pemadam api ringan yang berbentuk bubuk kimia kering untuk memadamkan api / kebakaran dari kayu, kertas, plastik, tekstil (Kelas Api A), minyak, bensin, solar, oli, gas (Kelas Api B), listrik, panel, komputer, elektrik (Kelas Api C) dan magnesium, titanium, logam (Kelas Api D).

Ini salah satu contoh APAR Jenis Powder di Kantor.

Jenis APAR untuk Kantor
Jenis APAR Dry Chemical Powder untuk Kantor

Penjelasan lengkap tentang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Jenis Powder ini ada disini > Jenis Alat Pemadam Api Powder.

Dan ini Data Penjualan Starvvo 3 Kg, 5 Kg dan 6 Kg. Klik Grafik untuk memperbesar.

Penjualan Starvvo 3, 5, 6 Kg
Penjualan Starvvo 3, 5, 6 Kg

Jenis APAR Clean Agent

 

Bagi perusahaan yang telah Go Publik dan memiliki standard tinggi pada aspek K3 untuk memproteksi aset berharga yang bersifat data dan elektronik, seperti perusahaan data provider, bandar udara, data center, gas negara, wajib menyediakan Jenis APAR Clean Agent yang bersifat bersih, tidak menghantar listrik, tidak menginggalkan residu, cepat memadamkan api dan yang paling utama tidak merusak peralatan yang terkena api.

Jenis APAR Clean Agent
Jenis APAR Clean Agent Untuk Kantor
 

Penjelasan detail mengenai Jenis APAR Clean Agent ada disini > Jenis APAR Clean Agent Untuk Kebakaran Listrik di Kantor dengan Starvvo AF11® Liquid Gas Non Halon-Non CFC Ramah Lingkungan

Segera saya update artikel ini..

 

Sementara, silahkan baca : Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran dan Penggunaan APAR dalam bentuk pdf yang ditulis oleh Trainer K3 PT. GMP Bapak Imam Triongko. Dan ini Curriculuum Vitae beliau. (Bila muncul Form Dropbox saat mengklik. Silahkan klik saja No thanks, continue to view →   bila tidak ingin memiliki Account Dropbox dan Anda tetap dapat membuka dan membaca lengkap tanpa sign up atau sign in).

Dan ini.. SOP Pemasangan dan Pemeliharaan APAR.

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Mengetahui pentingnya prosedur penggunaan apar atau Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan APAR sangat penting dikuasai oleh personel atau staff maupun pribadi pada organisasi maupun individu.

Terutama bagi petugas yang berwenang menangani permasalahan umum (general affair) di sebuah gedung atau kantor untuk menanggulangi kejadian kebakaran sehingga terhindari dari hal hal yang mengakibatkan kerugian yang lebih besar pada aset maupun kelangsungan operasional perusahaan.

Artikel ini kami sajikan secara umum dengan pembahasan yang komprehensif mengenai hal hal yang berkaitan dengan prosedur penggunaan APAR atau SOP penggunaan APAR sehingga menjadi pedoman umum bagi petugas yang berwenang maupun individu dalam menyadari pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan. 

Untuk langkah awal, silahkan baca dan

Download Standar Operasional Prosedur (SOP) Penggunaan, Perawatan dan Pemeliharaan APAR.pdf 

sebagai pengetahuan dasar dan menambah wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan Anda dalam memahami Penanggulangan Bahaya Kebakaran sesuai dengan regulasi pemerintah melalui Peraturan Menteri No. 4 Tahun 1980.

Prosedur Penggunaan APAR

Langkah langkah dan tata cara penggunaan APAR sangat penting untuk diketahui. Sebagai ringkasan, kami sajikan infografik berikut:

prosedur-penggunaan-apar-1
Credit : Peter Hubinsky

 

 

Kapan dan Bagaimana

  1. Hadapi atau Tinggalkan

    Keselamatan Anda adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan antara lain;
    - Suhu Panas adalah menjadi pertimbangan utama Anda
    - Apakah terdapat asap tebal atau uap
    - Apakah ada kemungkinan besar Anda terjebak pada api.
    Karena itu, bila keadaan api sangat besar dan Anda tidak dapat melakukan pemadaman awal, segera tinggalkan lokasi kebakaran dan segera dapatkan bantuan dengan meminta tolong dan memanggil petugas pemadam kebakaran via telepon 113.

  2. Panggil Petugas Pemadam Kebakaran

    Anda harus terlebih dahulu memanggil Petugas Pemadam Kebakaran terdekat sebelum melakukan aksi pemadaman bila keadaan api atau kebakaran sudah membesar dan tidak terkendali.

  3. Pilih Jenis Isi Bahan APAR Yang Tepat


    Perhatikan jenis kebakaran yang terjadi sehingga dapat menentukan pilihan jenis bahan isi pemadam yang akan diambil dan digunakan. Misalnya untuk jenis kebakaran karena listrik dapat menggunakan powder atau yang lebih baik adalah dengan menggunakan APAR clean agent (klasifikasi api ABC).

    Bila kebakaran yang terjadi karena bensin, dapat menggunakan jenis APAR CO2 (Carbondioxide) dan atau Foam / Busa (kelas BC atau AB). Dan bila kebakaran jenis kayu kertas plastik dapat menggunakan jenis bahan APAR Powder. (Keterangan selengkapnya pada no. 4 di bawah ini)
  4. Gunakan Tabung Pemadam Kebakaran Yang Tepat

    Terdapat beberapa tipe bahan dan kelas api Tabung Pemadam Kebakaran sehingga harus lebih awal memperhatikan jenis api yang terbakar.
    - Kelas A adalah kebakaran kayu, kertas, plastik, bahan rumah tangga, karet dan lainnya.
    - Kelas B adalah kebakaran minyak, oli , bensin, solar dan bahan mudah terbakar lainnya.
    - Kelas C adalah kebakaran listrik, elektronik seperti komputer, kabel dll.
    - Kelas D adalah kebakaran metal, potasium, sodium, titanium, logam.

    Menggunakan Tabung Pemadam

    Tarik Segel, Cabut Pin, Tekan dan Sembur atau Pull, Aim, Squeeze and Sweep (PASS). Tarik Segel / Tanggalkan alat keselamatan dari pemadam api

  • Pastikan alat pemadam api ditegakkan.
  • Cabut Pin / Tanggalkan alat keselamatan yang dilengkapkan yaitu kunci valve (Pen)
  • Arahkan muncung alat (Nozzle) ke pangkal api
  • Pastikan anda berada pada jarak kira-kira 1 hingga 1.5 meter dari api
  • Tekan pegangan / valve atas alat pemadam api.

    Untuk artikel lengkap, silahkan baca : Cara Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan APAR


    5. Setelah Pemadaman

    Api kadang menyala kembali. Pastikan Petugas yang melakukan Pemadaman Kebakaran melakukan pengecekan kembali. Bila masih ada, gunakan tabung pemadam kebakaran untuk menyapu bersih api timbul. Tabung pemadam kebakaran sangat cepat digunakan karena itu sediakan tabung cadangan untuk menghadapi hal ini.

     

Langkah Langkah

Dalam rangka melakukan tindakan pencegahan dan keselamatan pada aset maupun gedung Anda, perlu dilakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Penilaian dan Pendataan Resiko

  2. Rencana Tanggap Darurat

  3. Pemutahiran Peralatan Keselamatan dan Pencegahan

Untuk artikel lengkapnya, silahkan baca :  Langkah-langkah Penanggulangan Pemadaman Api / Kebakaran

Download

Knowledge

pdf

Modul Training APAR

Modul Training APAR

Size: 2.34 MB
Hits : 2571
Date added: 2020-07-31
pdf

Pedoman Teknis Layanan Pemeliharaan APAR

Pedoman Teknis Layanan Pemeliharaan APAR

Size: 6.98 MB
Hits : 1652
Date added: 2020-07-31
pdf

Pedoman Teknis Layanan Pemeliharaan APAR

Pedoman Teknis Layanan Pemeliharaan APAR

Size: 6.98 MB
Hits : 1712
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R1 Pengosongan dan Pengisian Propellant Gas

GMP-R1 Pengosongan dan Pengisian Propellant Gas

Size: 837.78 KB
Hits : 1322
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R2 Pengosongan dan Pengisian Extinguishing Agent

GMP-R2 Pengosongan dan Pengisian Extinguishing Agent

Size: 1.48 MB
Hits : 1271
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R3 Penggantian Hose

GMP-R3 Penggantian Hose

Size: 499.64 KB
Hits : 1078
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R4 Penggantian Pegangan atau Lever Head Valve

GMP-R4 Penggantian Pegangan atau Lever Head Valve

Size: 965.57 KB
Hits : 1217
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R5 Penggantian Pressure Gauge

GMP-R5 Penggantian Pressure Gauge

Size: 642.30 KB
Hits : 1154
Date added: 2020-07-31
pdf

GMP-R6 Pengecatan Tabung APAR

GMP-R6 Pengecatan Tabung APAR

Size: 295.90 KB
Hits : 1188
Date added: 2020-07-31
pdf

Brosur Penyuluhan APAR

Brosur Penyuluhan APAR

Size: 1.07 MB
Hits : 1386
Date added: 2020-07-31

Semoga Bermanfaat.. 

Pemadam api jenis Foam adalah pemadam api yang bersifat busa, pemadam ini sangat efektif untuk memadam kan api jenis bahan padat, seperti kayu, kertas, garmen, textile dan cair seperti minyak, oli, bensin, solar dan tiner. Pemadam api jenis foam sangat cocok ditempatak di area pom besin, tambang batu bara, gudang kertas, kayu, oli, minyak, dan textile. Pemadam api foam atau yang sering di sebut dengan foam AFFF 3% atau 6%. Kedua jenis pada intinya sama saja namun memiliki daya contrate yang berbeda, sehingga mempengaruhi daya padam api dari segi kecepatan daya padam. 


Sering kali orang keliru akan jenis pemadam api serta kegunaan nya. Terkadang orang salah memilih jenis pemadam api untuk di tempatkan yang tidak sesuai dengan jenis isi pemdam dan kelas api yang dipadamkan. Banyak yang menganggap bahwa semua pemadam api itu dapat memadamkan semua jenis kebakaran, padahal , berbeda beda media yang terbakar, berbeda pula jenis pemadam apinya. 

Maka kami menawarkan pemadam apin foam terbaik di kelasnya STARVVO pemadam api foam, adalah jenis pemadam api yang sudah lulus uji laboratorium, bersertifikat ISO, SNI dan Dinas Pemda DKI Jakarta. Pemadam api STARVVO Foam sudah banyak di gunakan oleh instansi seperti pemerintahan dan swasta. Pemadam Api STRAVVO Foam tersdia berbagai ukuran. 

Keunggulan Alat pemadam api busa bekerja dengan menutup api dan menghilangkan kontak antara sumber api dan oksigen (segitig api).
Lapisan busa juga akan mendinginkan sumber api dan mencegah api berkobar lagi. Busa yang menutupi sumber api juga bek
erja untuk mencegah letupan pada sumber api.

Selain dapat mengisolasi benda yang terbakar dari oksigen, ternyata media foam juga memiliki keunggulan lain. Yaitu
mencegah letupan yang dapat terjadi saat bahan yang terbakar diisolasi. Selain itu, alat pemadam api foam tidak berbahaya\
terhadap tumbuhan, hewan maupun manusia.

 

Spesifikasi :

Jenis : Portable

Bahan : Foam 

Garansi, Tabung : 3 Tahun 

Garansi Isi : 1 Tahun

Kapasitas : 50 liter

Tekanan : 15 – 25 Bar

Berat keseluruhan : 1.97  kg

Tinggi : 130 cm

Diameter : 34 cm

Gas Pendorong : Nitrogen (N2)

Fire Rating (Lab Dinas Pemadam DKI) : N/A

Pemadam api foam cocok digunakan pada media seperti, Perkantoran, Pergudangan, Dapur, Pom Bensin dan Rumah sakit.


 

Perbedaan APAR Catridge dan Stored Pressure. Pilihan Model Tabung Pemadam sesuai fungsi dan jenis api/kebakaran. 

Pengertian Alat pemadam Api APAR model Catridge adalah alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang didesain khusus menggunakan tabung   kecil berisi gas N2 atau model lama menggunakan dry ice sebagai tekanan (pressure) pendorong untuk mengeluarkan bahan pemadam api/kebakaran dari dalam tabung.

 

Catridge berfungsi sebagai penyimpan gas pendorong N2 atau dry ice sebelum digunakan dalam memadamkan api. Apabila kita menekan tuas / valve penekan tabung pemadam api maka otomatis catridge akan mengeluarkan gas pendorong sehingga kumpulan bahan pemadam api di dalam tabung pemadam akan mengeluarkan bahan penyemprot dan memadamkan api.

Sedangkan pengertian alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar / tabung pemadam model stored pressure adalah model pemadam alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang didesain langsung menggunakan Gas N2 ( Nitrogen ) di dalam tabung apar itu sendiri tanpa menggunakan catridge sebagai penyimpan tekanan (pressure).

Tekanan N2 di dalam tabung langsung bercampur dengan bahan / isi pemadam sehingga bila tuas / valve ditekan, akan mengeluarkan bahan isi pemadam api dan dapat difungsikan menyemprot sumber api atau kebakaran.

Jenis alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang menggunakan model catridge adalah pada umumnya hanya jenis alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam berbahan isi dry chemical powder (DCP) atau bubuk kimia kering. Sedangkan jenis CO2 ( carbondioxide), foam, dan liquid gas AF11 menggunakan model stored pressure.

Merk-merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam yang menggunakan model catridge antara lain merk Alpindo dan merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam Hatsuta dan Yamato (Jepang). Untuk merk alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam seperti Starvvo, Fire Indo, Viking, Protect, Chubb, Gunnebo, Dafo, Servvo, dan lain-lain menggunakan model alat pemadam api / alat pemadam kebakaran / alat pemadam api ringan apar /  tabung pemadam model Stored Pressure, hanya pada tabung model Caring Wheel (Roda) sebagian merk-merk tersebut menggunakan model catridge sebagai penyimpan gas tekanan pendorongnya.

 

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

 

Perbedaan, kelebihan dan kekurangan APAR AF11 Liquid Gas Non Halon Non CFC jenis liquid gas dan jenis powder. 

 

Kelebihan dan Kekurangan Jenis APAR Liquid Gas dan Powder

Perbedaan

Antara alat pemadam api ringan jenis liquid gas dan jenis powder yang paling utama adalah pada ciri ciri :

  1. Jenis liquid gas berbentuk bahan gas cair sebagai bahan pengganti Halon yang telah dilarang Pemerintah. Bahan pemadam cair pengganti ini bernama kimia Hydro Cloro Flouro Carbon (HCFC) dengan merk dagang / trade name HCFC 123.
  2. Sedangkan jenis Dry Chemical Powder (DCP) adalah berbahan jenis bubuk kimia kering dengan komponen utama kandungan kimia potasiumpospate.

Kelebihan dan Kekurangan

Liquid Gas

  1. APAR jenis liquid gas bila dibandingkan dengan jenis alat pemadam api powder adalah bersifat bersih tidak meninggalkan residu, bekas atau kotoran seperti powder.
  2. Tidak merusak lapisan ozon / non halon non CFC, ramah lingkungan (clean agent) dan telah memenuhi aturan pemerintah tentang larangan halon.
  3. Memadamkan kelas api ABC
  4. Terkenal memiliki daya padam lebih efektif pada kebakaran khusus dari bahan listrik, elektronik dan kabel.
  5. Tidak beracun bagi manusia
  6. Tidak konsleting listrik (non kondusif)

Sedangkan kekurangan Liquid gas adalah tidak dapat memadamkan api diluar ruangan yang terbakar luas karena hanya diperuntukkan pada ruangan tertutup yang bersifat mengikat oksigen.

Powder

  1. Kelebihan alat pemadam api ringan apar jenis powder, hanya pada faktor pengenalan bahwa jenis bahan pemadam api powder telah dikenal luas oleh masyarakat.
  2. Disamping itu juga harga alat pemadam api jenis powder yang lebih murah dibanding jenis bahan pemadam lainnya seperti jenis bahan pemadam liquid gas, foam, carbondioxida (CO2). 
  3. Memandamkan kelas api ABC
  4. Terkenal memiliki daya padam lebih efektif pada kebakaran umum dari bahan kayu kertas plastik.

Kekurangan jenis bahan pemadam powder adalah :

  1. Meninggalkan sisa debu / residu
  2. Beracun bagi manusia

Semoga Bermanfaat.. Silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Page 1 of 2

Riswan
Office : 021-22302350, 54331863
Konsultasi / WA 081311828873, 087894578081

PT. Global Mitra Proteksindo
Komp. Taman Palem Mutiara
Blok. A-15 No. 28 Cengkareng Jakarta Barat
Fax. 54355904 EmailThis email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.